Delapan Kado Indah.


Kehadiran : jadikan kehadiran anda sebagai pembawa kebahagiaan

Mendengar : tatap wajahnya, tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi, biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu, tidak harus berupa diskusi atau penilaian, sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya

Diam : seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan, diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika
sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasehati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel

Kebebasan : memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta, makna kebebasan bukanlah “kau bebas berbuat semaumu”, lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan


Keindahan : tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah, selain keindahan suasana di rumah, vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atu meja makan yang tertata indah misalnya


Tanggapan positif : tanpa sadar sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap, atautindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita, kali ini coba hadiahkan tanggapan positif , nyatakan dengan jelas dan tulus. Coba anda ingat berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi anda, ingat-ingat pula pernahkah anda memujinya, kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan ma’af) adlah kado indah yang sering terlupakan


Kesediaan mengalah : tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran, apalagi sampai menjadi pertengkaran yang hebat, bila anda memikirkan hal ini, berarti anda siap memberikan kado “kesediaan mengalah”. Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini


Senyuman : percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa, senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita, kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi?
READMORE
 

10 Cara Efektif Untuk Memotivasi Diri Anda Sendiri




















1.Tindakan yang positif.

Tingkatkan kepercayaan diri anda, punya keyakinan, keberanian dan antusias.

Sukses dengan mempunyai tujuan yang jelas dan mengejarnya dengan antusias, gigih dan disiplin.

Kurangi stress dengan relax dan melepaskan stress.
Tetap positif dengan menjalani semua tantangan dan masalah sebagai kesempatan.

Hilangkan ketakutan untuk di tolak, jangan pernah menerima tolakan, orang hanya menolak tawaran anda bukan anda.

Tetap sebagai pemenang, berpikirlah anda sebagai pemenang karena kontribusi dan kerjasama perusahaan akan membuat anda sebagai pemenang.

2.Kata- kata Positif

Kita dipenuhi dengan “Self – talk “, jadi kata-kata yang negative akan menciptakan mood yang negative, bahkan depresi. Gunakanlah kata-kata seperti :
“Tantanglah Saya “ bukan “ Kenapa Saya “
“Kesempatan “ bukan “ Masalah “
“ Tantangan “ bukan “ Ketakutan “
Jadi, lain kali Anda sadar jika Anda menggunakan kata- kata negative, catat dan diubah menjadi kata- kata yang positif. Pada saat Anda mengubah kata- kata negative Anda, Anda akan menemukan motivasi anda meningkat.

3.Berolahraga

Penelitian menunjukkan bahwa berolah raga memovasikan. Jadi lain kali, Anda merasa motivasi anda menurun, berolahragalah. Bergeraklah dan termitivasilah.

4.Ambillah Resiko

“Anda harus mengambil resiko dan jangan takut untuk gagal. Anda harus mendorong diri anda sendiri, terutama ketika anda bosan untuk melakukan yang anda biasa lakukan. Kita semua tinggal dalam kenyamanan (Confort zone). Menghindari potensi untuk gagal. Tetapi untuk menjadi lebih maju, Anda harus keluar adri kenyamanan (comfort zone) Anda, dan cobalah sesuatu yang baru, dengan cara yang berbeda. Keluarlah dari kenyamanan Anda dan lihatlah, itu akan berhasil. Jika berhasil ataupun tidak, Anda tidak akan pernah tahu jika anda tidak pernah mencoba.

5.Visualisasikan sesuatu yang positif.

Seperti pemahat yang menciptakan model dari metal, kita juga harus memulai perjalanan sukses kita dengan mengi=visualisasikan apa yang kita inginkan . kebanyakan dari kita tidak berani untuk menciptakan kemungkinan yang tertinggi . kita meyalahgunakan imajinasi kita dengan melamun ,berpikirlah positif ,dan bayangkanlah, scenario sukses dan visualisasikan semua kemungkinannya.

6.Berpikirlah sesuatu yang besar.

Jangan biarkan apapun yang melarang anda untuk berpikir sesuatu yang besar. Apakah anda pernah membayangkan jutaan dollar di rekening anda? Berpikirlah lebih besar tiap hari dari pada kemarin , anda akan menciptakan masa depan yang lebih baik.

7.Ciptakan goal anda.

Ada dua sumber dari kegagalan ; kurangnya goal yang jelas dan susahya memotivasi diri anda sendiri.jika anda tidak menciptakan goal anda,anda tdk akan pernah kemana-mana. Mulailah dengan misi ,dan ciptakan goal, dan kembangkan strategi , dan semua rencana –rencana action yang anda harus anda kerjakakan. Menciptakan goal dan motivasi memberikan energi yang dibutukan untuk focus pada goal anda ketika keadaan sekeliling sedang susah.

8.Bacalah sesuatu yang positif

Gantilah pahlawan anda dan anda akan mengganti tujuan hidup anda.Bacalah tentang kehidupan orang yang sukses dan tangkaplah kebesaran darin spirit mereka.

9.Berpenampilan Positif

Orang sukses sangat hati-hati dengan penampilan dan tindakan mereka.Mereka tahu bahwa penampilan baik menciptakan perasaan yang baik. Ini mungkin kelihatan aneh,tetapi ,kedipan mata,kepercayaan diri ketika masuk ke ruangan,jabat tangan yang kuat dan senyum yang tulus,menciptakan impresi pertama yang kuat.

10.Bantulah orang lain

Bertukar pikiran dan membantulah tanpa menginginkan imbalan,bayaran atau pujian.Kehidupan seseorang mempunyai arti jika memperkaya kehidupan orang lain secara material,intelektual dan moral..Orang yang sukses menemukan motivasi dan arti dari membantu orang lain.


READMORE
 

Melatih Otak Menjadi Mesin Ide
















Cara untuk mendapatkan ide-ide adalah mempelajari prinsip bagaimana sesuatu terjadi.Melatih Otak Menjadi Mesin Ide

Ada 2 hal sederhana tentang penciptaan ide didunia.
1.semua ide yang tercipta adalah kombinasi dari ide ide lama.
2.cara untuk mendapatkan ide-ide adalah mempelajari prinsip bagaimana sesuatu terjadi karena setiap hal yang terjadi dalam hidup ini pasti ada sesuatu yang menyebabkannya terjadi (hukum sebab akibat). Yang dinamakan elemen dasar.

Caranya:

1.Ciptakan curiousity atau rasa ingin tahu yang tinggi
2.Peka terhadap keadaan disekeliling
3.Ajukan pertanyaan terhadap apa yang terjadi disekitar kita yang anda anggap menarik ataupun sebagai sebuah ide awal contoh pertanyaan: apakah yang menyebabkan ini terjadi? Dasarnya apa? Apakah fundamental?
4.Kuasai cara bertanya yang kreatif

Pertanyaan pertanyaan yang memunculkan ide-ide baru:
- Ketika melihat sebuah iklan yang kreatif, kita bisa bertanya bagaimana prinsip dasar yang membuat iklan ini menarik? Apa yang membuatnya tertarik? Ilustrasi? Marketnya siapa? Tujuannya? Kenapa dia memilih temanya?
- Ketika melihat seseorang yang berhasil, kita bisa bertanya apakah yang membuat dia berhasil? Caranya? Keyakinannya?

Setelah dapat maka anda bisa menuliskannya di secarik kertas dan bisa anda pelajari dan bisa juga anda kombinasikan dengan ide ide anda yang lain. Semoga bermanfaat.(Tommy Siawira.com)
READMORE
 

Apa Gunanya Menyalahkan?


"Memaafkan memang tidak mengubah apa yang telah terjadi. Namun benar-benar memperbaiki apa yang akan datang."

Aku baru masuk kuliah saat bertemu dengan Keluarga White.
Mereka sangat berbeda dengan keluargaku, namun aku langsung merasa betah bersama mereka.
Aku dan Jane White berteman di sekolah, dan keluarganya menyambutku- orang luar-seperti sepupu jauh.


Dalam keluargaku, jika ada masalah, menyalahkan orang itu selalu penting.
"Siapa yang melakukan ini?" ibuku membentak melihat dapur berantakan.
"lni semua salahmu, Katharine," ayahku berkeras jika kucing berhasil keluar rumah atau mesin cuci piring rusak.
Sejak kami kecil, aku dan saudara-saudaraku saling mengadu.
Kami menyiapkan kursi untuk si Terdakwa di meja makan.
Tapi Keluarga White tidak mencemaskan siapa berbuat apa.
Mereka merapikan yang berantakan dan melanjutkan hidup mereka.
lndahnya hal ini kusadari penuh pada musim panas ketika Jane meninggal.

Keluarga White memiliki enam anak: tiga lelaki, tiga perempuan.
Satu putranya meninggal saat masih kecil, mungkin karena itulah kelima yang tersisa menjadi dekat.
Di bulan Juli, aku dan tiga putri White memutuskan berjalan-jalan naik mobil dari rumah mereka di Florida ke New York .
Dua yang tertua, Sarah dan Jane, adalah mahasiswa, dan yang terkecil, Amy, baru menginjak enam belas tahun.
Sebagai pemilik SIM baru yang bangga, Amy gembira ingin melatih keterampilan mengemudinya selama perjalanan itu.
Dengan tawanya yang lucu, ia memamerkan SIM-nya kepada siapa saja yang ditemuinya.

Kedua kakaknya ikut mengemudikan mobil pada bagian pertama perjalanan, tapi saat mereka tiba di daerah yang berpenduduk jarang, mereka membolehkan Amy mengemudi.
Di suatu tempat di South Carolina , kami keluar dari jalan tol untuk makan. Setelah makan, Amy mengemudi lagi. Ia tiba di perempatan dengan tanda stop untuk mobil dari arah kami. Entah ia gugup atau tidak memperhatikan atau tidak melihat tandanya tak akan ada yang tahu. Amy terus menerjang perempatan tanpa berhenti. Pengemudi trailer semi-traktor besar itu tak mampu mengerem pada waktunya, dan menabrak kendaraan kami. Jane langsung meninggal.

Aku selamat hanya dengan sedikit memar.
Hal tersulit yang kulakukan adalah menelepon Keluarga White dan memberitakan kecelakaan itu dan bahwa Jane meninggal.
Sesakit apa pun perasaanku kehilangan seorang sahabat, aku tahu bagi mereka jauh lebih pedih kehilangan anak.
Saat suami-istri White tiba di rumah sakit, mereka mendapatkan dua putri mereka di sebuah kamar.
Kepala dibalut perban; kaki Amy digips.
Mereka memeluk kami semua dan menitikkan air mata duka dan bahagia saat melihat putri mereka.
Mereka menghapus air mata kedua putrinya dan menggoda Amy hingga tertawa sementara ia belajar menggunakan kruknya.
Kepada kedua putri mereka, dan terutama kepada Amy, berulang-ulang mereka hanya berkata, "Kami gembira kalian masih hidup."
Aku tercengang.
Tak ada tuduhan.
Tak ada tudingan.

Kemudian, aku menanyakan Keluarga White mengapa mereka tak pernah membicarakan fakta bahwa Amy yang mengemudi dan melanggar rambu-rambu lalu lintas.
Bu White berkata, "Jane sudah tiada, dan kami sangat merindukannya. Tak ada yang dapat kami katakan atau perbuat yang dapat menghidupkannya kembali. Tapi hidup Amy masih panjang. Bagaimana ia bisa menjalani hidup yang nyaman dan bahagia jika ia merasa kami menyalahkannya atas kematian kakaknya?"

Mereka benar. Amy lulus kuliah dan menikah beberapa tahun yang lalu.
Ia bekerja sebagai guru sekolah anak luar biasa.
Putrinya sendiri sudah dua, yang tertua bernama Jane.
Aku belajar dari Keluarga White bahwa menyalahkan sebenarnya tidak penting.
Bahkan, kadang-kadang, tak ada gunanya sama sekali.



http://www.ceritadanwarta.com
READMORE
 

HANYA SEKEPING KOIN PENYOK..!!!


Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.

Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya
terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya.

“Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.
“Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya kekolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.

Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu. Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu.

Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah.

Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.

Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.

Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”

Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.
Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?




so, keep smiling, no pedulu what you went through today




READMORE
 

BELAJARLAH UNTUK BERKATA “CUKUP”.

Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib.
Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya.
Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata “cukup”.

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu.
Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan di sana.
Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya.

Masih kurang!
Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya.
Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.

Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata “cukup”.
Kapankah kita bisa berkata cukup?
Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya.

Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih di bawah target.
Istri mengeluh suaminya kurang perhatian.

Suami berpendapat istrinya kurang pengertian.
Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati.
Semua merasa kurang dan kurang.
Kapankah kita bisa berkata cukup?
Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya.
Cukup adalah persoalan kepuasan hati.
Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri.
Tak perlu takut berkata cukup.

Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.
“Cukup” jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri.
Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan.

Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.
Belajarlah untuk berkata “Cukup”




http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com

READMORE